Skip to main content

Pentingnya Manajemen Pengguna

Secara bawaan, Proxmox VE diinstal dengan akun super administrator yaitu root. Untuk lingkungan lab atau produksi, sangat tidak disarankan membagikan password root ke banyak orang. Oleh karena itu, kita perlu membuat akun pengguna (user) tambahan dan mengatur hak akses (hak akses/izin) masing-masing menggunakan fitur manajemen pengguna Proxmox.

Authentication Realms

Proxmox mendukung beberapa metode autentikasi (Realms):
  1. Linux PAM (pam): Akun pengguna sistem operasi Linux. Pengguna harus dibuat terlebih dahulu di sistem operasi dasar (Debian) menggunakan CLI (seperti perintah adduser).
  2. Proxmox VE authentication server (pve): Akun pengguna bawaan Proxmox. Semua konfigurasi cukup dilakukan via Web GUI, tanpa perlu membuat akun di OS dasar. Sangat disarankan untuk membuat user standar.
  3. LDAP / Active Directory: Digunakan untuk mengintegrasikan Proxmox dengan server direktori eksternal.

Membuat Grup (Group)

Sebelum membuat user, praktik terbaiknya adalah membuat Grup terlebih dahulu, lalu memberikan hak akses ke grup tersebut.
  1. Buka menu Datacenter > Permissions > Groups.
  2. Klik tombol Create.
  3. Masukkan nama grup, misalnya SiswaTKJ atau AdminLab, kemudian tambahkan deskripsi jika perlu.
  4. Klik Create.

Membuat Pengguna (User) Baru

Setelah grup dibuat, saatnya membuat akun pengguna:
  1. Masuk ke Datacenter > Permissions > Users.
  2. Klik tombol Add.
  3. Isi parameter berikut:
    • User name: Nama login (contoh: buditkj).
    • Realm: Pilih Proxmox VE authentication server.
    • Group: Pilih grup yang sudah kamu buat sebelumnya (misal: SiswaTKJ).
    • Password / Confirm password: Masukkan kata sandi untuk pengguna tersebut.
    • First / Last Name: (Opsional) Nama lengkap.
  4. Klik Add.

Mengatur Hak Akses (Permissions)

Sekarang kita perlu mengatur apa saja yang bisa dilakukan oleh user atau grup tersebut. Proxmox menggunakan sistem berbasis Role (Peran) dan Path (Lokasi objek). Beberapa peran umum:
  • Administrator: Hak akses penuh.
  • PVEVMAdmin: Hak penuh untuk mengelola VM (membuat, menghapus, mengubah konfigurasi).
  • PVEVMUser: Hak terbatas, biasanya hanya bisa menyalakan, mematikan, atau mengakses console VM.
Untuk memberikan hak akses ke grup:
  1. Buka Datacenter > Permissions.
  2. Klik Add > Group Permission.
  3. Atur parameter berikut:
    • Path: Pilih objek apa yang boleh diakses.
      • Jika memilih /, grup memiliki akses secara global (seluruh node dan VM).
      • Jika memilih /vms/100, akses hanya untuk VM dengan ID 100.
    • Group: Pilih grup (contoh: SiswaTKJ).
    • Role: Pilih peran (contoh: PVEVMAdmin atau PVEVMUser).
  4. Klik Add.
Kini anggota grup tersebut dapat login dengan Realm Proxmox VE authentication server dan akan mendapatkan akses sesuai batas izin yang diberikan.

Mengubah Profil (Password, Email, dll)

Jika pengguna ingin mengubah profil pribadi seperti kata sandi (password), email, nama depan, atau nama belakang, hal tersebut dapat dilakukan langsung oleh pengguna masing-masing atau oleh administrator.

Melalui Administrator (root)

  1. Buka menu Datacenter > Permissions > Users.
  2. Pilih nama user yang ingin diubah.
  3. Klik tombol Edit (untuk mengubah email, nama depan/belakang) atau klik Password (untuk mereset kata sandi).
  4. Masukkan data yang baru dan klik OK.

Oleh Pengguna Sendiri

  1. Pengguna login menggunakan akunnya ke Web GUI Proxmox.
  2. Di pojok kanan atas, klik pada tulisan User (contoh: root@pam atau buditkj@pve).
  3. Pilih My Settings (atau cukup klik tombol panah bawah dan pilih Password).
  4. Jika memilih Password, masukkan kata sandi lama, lalu masukkan kata sandi baru sebanyak dua kali.
  5. Klik OK untuk menyimpan perubahan.
Last modified on July 22, 2026