Skip to main content

Apa itu High Availability (HA)?

Dalam dunia infrastruktur server, High Availability (HA) atau ketersediaan tinggi adalah konsep di mana sistem didesain sedemikian rupa agar dapat terus beroperasi tanpa henti (atau dengan waktu henti (downtime) yang sangat minim) meskipun terjadi kegagalan perangkat keras (hardware failure) pada salah satu server. Di Proxmox VE, fitur HA memastikan bahwa jika sebuah server (node) mati secara tiba-tiba, Virtual Machine (VM) atau Container (LXC) yang berjalan di dalamnya akan otomatis di-restart dan dijalankan di server lain yang masih hidup dalam satu grup (cluster). Agar HA dapat bekerja secara maksimal, dibutuhkan:
  1. Minimal 3 node (server fisik) dalam satu cluster (untuk mencapai quorum).
  2. Penyimpanan bersama (Shared Storage) seperti NFS, iSCSI, Ceph, atau ZFS replication, sehingga semua node memiliki akses ke data VM yang sama.

Menggabungkan Node (Clustering)

Proxmox VE memudahkan penggabungan 2 node atau lebih ke dalam satu Cluster terpusat. Dengan cluster, kamu dapat mengelola semua server dari satu antarmuka (Web GUI).

Langkah 1: Membuat Cluster di Node Pertama

Pilih node pertama (yang akan menjadi master/pembuat cluster).
  1. Buka menu Datacenter > Cluster.
  2. Klik tombol Create Cluster.
  3. Masukkan Cluster Name (contoh: SkanesgaCluster). Perhatian: Nama ini tidak dapat diubah lagi!
  4. Pilih Cluster Network (pilih network interface yang akan digunakan untuk komunikasi antar node, disarankan menggunakan jaringan lokal/private khusus).
  5. Klik Create dan tunggu proses selesai.
  6. Setelah selesai, klik tombol Join Information dan salin semua teks sandi (Join Information) yang muncul.

Langkah 2: Menggabungkan Node Kedua (dan seterusnya)

Buka tab baru dan login ke antarmuka Web GUI node kedua. Pastikan node kedua masih bersih (belum memiliki VM/LXC).
  1. Buka menu Datacenter > Cluster.
  2. Klik tombol Join Cluster.
  3. Paste (tempel) teks sandi yang sudah disalin tadi ke kotak Information.
  4. Masukkan Password (kata sandi root dari node pertama).
  5. Tentukan Cluster Network untuk node kedua (pastikan berada di subnet yang sama dengan node pertama).
  6. Klik Join ‘SkanesgaCluster’.
  7. Tunggu beberapa saat (browser mungkin akan me-reload koneksi). Setelah berhasil, node kedua akan muncul di bawah menu Datacenter pada semua node!

Menggunakan Fitur HA

Setelah node tergabung dalam cluster dan memiliki shared storage, kamu dapat mulai memproteksi VM dengan fitur HA.

Membuat HA Group (Opsional)

HA Group berguna untuk menentukan urutan prioritas node mana yang akan menangani VM jika node utama mati.
  1. Buka Datacenter > HA > Groups.
  2. Klik Create.
  3. Masukkan ID (contoh: GrupUtama).
  4. Pilih node mana saja yang tergabung dan beri angka Priority (semakin tinggi, semakin diutamakan). Klik OK.

Menambahkan VM ke dalam HA

  1. Buka Datacenter > HA.
  2. Di bagian Resources, klik Add.
  3. Pilih VM yang ingin diproteksi.
  4. Pada kolom Max. Restart dan Max. Relocate, biarkan bawaan (biasanya 1).
  5. Pada kolom Group, pilih grup yang dibuat tadi (atau kosongkan agar Proxmox memilih node yang bebas secara otomatis).
  6. Klik Add.
Kini VM tersebut telah terproteksi! Kamu bisa mengujinya dengan mencabut kabel power salah satu node; dalam beberapa menit, VM tersebut akan otomatis booting di node lain.
Last modified on July 22, 2026