Instalasi di Linux (Ubuntu/Debian)
Menginstal Docker di sistem operasi berbasis Linux sangatlah mudah, karena ini adalah habitat aslinya.
Langkah Konfigurasi
- Perbarui repository sistem:
- Instal pustaka prasyarat:
- Tambahkan kunci GPG resmi Docker:
- Tambahkan repository Docker ke source list:
- Perbarui lagi dan instal Docker Engine:
Instalasi di Windows (WSL 2 / Docker Desktop)
Untuk Windows, cara termudah dan paling optimal adalah menggunakan Docker Desktop yang terintegrasi dengan Windows Subsystem for Linux (WSL 2).
Langkah Konfigurasi
- Pastikan fitur WSL 2 sudah aktif. Buka PowerShell sebagai Administrator dan jalankan:
- Unduh Docker Desktop untuk Windows melalui situs resminya: docker.com/products/docker-desktop.
- Jalankan file installer (
Docker Desktop Installer.exe).
- Saat instalasi, pastikan opsi “Use WSL 2 instead of Hyper-V” tercentang.
- Selesaikan instalasi dan restart PC jika diminta.
- Buka aplikasi Docker Desktop. Buka terminal (CMD/PowerShell) dan jalankan
docker --version untuk verifikasi.
Instalasi di macOS
Sama seperti Windows, instalasi di macOS menggunakan aplikasi Docker Desktop.
Langkah Konfigurasi
- Unduh Docker Desktop untuk Mac dari situs resminya. Pilih versi cip yang sesuai (Intel atau Apple Silicon/M1/M2).
- Buka file
.dmg yang telah diunduh.
- Seret (drag) ikon Docker ke dalam folder Applications.
- Buka aplikasi Docker dari Launchpad dan setujui permintaan akses privileged (masukkan kata sandi Mac kamu).
- Docker akan berjalan di menu bar atas. Buka terminal dan ketik
docker --version untuk verifikasi.
Last modified on July 22, 2026