Skip to main content
Pada materi ini, kamu akan belajar cara menghubungkan router MikroTik ke internet menggunakan metode Static IP (IP Statis). Metode ini digunakan ketika Internet Service Provider (ISP) memberikan alokasi IP publik atau privat yang tetap (tidak berubah-ubah) secara manual, bukan melalui DHCP.

Topologi Jaringan

Berikut adalah topologi sederhana yang akan kita gunakan dalam panduan ini:
  • ether1 (WAN): Terhubung ke ISP dengan IP dari ISP (contoh: 10.10.10.2/30), gateway ISP adalah 10.10.10.1.
  • ether2 (LAN): Terhubung ke jaringan lokal/PC dengan IP 192.168.10.1/24.

Langkah Konfigurasi

Ikuti langkah-langkah di bawah ini secara berurutan. Kamu bisa menggunakan antarmuka grafis (Winbox) atau Command Line Interface (CLI).

1. Memasang IP Address pada WAN dan LAN

Pertama, berikan alamat IP pada interface yang mengarah ke ISP (WAN) dan interface yang mengarah ke jaringan lokal (LAN).
  1. Klik menu IP > Addresses.
  2. Klik ikon tambah (+).
  3. Masukkan 10.10.10.2/30 pada kolom Address.
  4. Pilih ether1 pada bagian Interface, lalu klik OK.
  5. Klik ikon tambah (+) lagi.
  6. Masukkan 192.168.10.1/24 pada kolom Address.
  7. Pilih ether2 pada bagian Interface, lalu klik OK.

2. Menambahkan Default Route (Gateway)

Agar router tahu ke mana harus mengirimkan paket data yang menuju internet, kamu perlu menambahkan default route menuju gateway ISP.
  1. Klik menu IP > Routes.
  2. Klik ikon tambah (+).
  3. Pastikan kolom Dst. Address berisi 0.0.0.0/0.
  4. Masukkan 10.10.10.1 pada kolom Gateway.
  5. Klik OK.

3. Mengatur DNS Server

DNS berfungsi untuk menerjemahkan nama domain (seperti google.com) menjadi IP Address. Kita akan menggunakan DNS publik dari Google.
  1. Klik menu IP > DNS.
  2. Pada kolom Servers, masukkan 8.8.8.8.
  3. Klik tanda panah bawah di samping kolom tersebut untuk menambahkan baris baru, lalu masukkan 8.8.4.4.
  4. Centang kotak Allow Remote Requests agar router bisa menjadi DNS server untuk klien lokal.
  5. Klik OK.

4. Menambahkan Rule NAT Masquerade

Langkah ini sangat penting agar perangkat di jaringan lokal (LAN) bisa mengakses internet. NAT (Network Address Translation) akan menyamarkan IP lokal klien seolah-olah berasal dari IP publik/WAN router.
  1. Klik menu IP > Firewall.
  2. Buka tab NAT, lalu klik ikon tambah (+).
  3. Pada tab General, pilih srcnat pada kolom Chain.
  4. Pilih ether1 pada kolom Out. Interface.
  5. Pindah ke tab Action, pilih masquerade pada kolom Action.
  6. Klik OK.

5. Verifikasi Koneksi

Sekarang, pastikan router MikroTik sudah berhasil terhubung ke internet.
  1. Buka menu New Terminal.
  2. Ketik ping 8.8.8.8 dan tekan Enter. Pastikan hasilnya me-reply (terdapat indikator waktu dan status).
  3. Hentikan ping dengan Ctrl+C.
  4. Ketik ping google.com dan tekan Enter. Pastikan domain berhasil diterjemahkan dan me-reply.

Tips Troubleshooting

Jika hasil ping mengalami Timeout atau gagal, periksa beberapa hal berikut:
  • Kabel Fisik: Pastikan kabel dari ISP benar-benar terhubung ke port ether1.
  • Gateway ISP: Coba ping ke gateway ISP (ping 10.10.10.1). Jika gagal, periksa kembali penulisan IP Address atau tanyakan pada penyedia layanan internet.
  • Konfigurasi Route: Pastikan tidak ada kesalahan ketik pada IP Gateway di menu IP > Routes. Status route harus Active (A) dan Reachable.
  • Pengaturan DNS: Jika ping 8.8.8.8 berhasil namun ping google.com gagal, ini berarti pengaturan DNS kamu salah atau belum diterapkan.
  • Klien Tidak Bisa Akses Internet: Jika router bisa internetan tetapi PC di jaringan LAN tidak bisa, periksa kembali rule NAT Masquerade dan pastikan PC klien menggunakan IP MikroTik (192.168.10.1) sebagai Gateway dan DNS pada pengaturan jaringan (network settings) di PC.
Last modified on July 21, 2026