Skip to main content
Halo semuanya! Sebelum kita masuk ke dunia jaringan yang lebih dalam dan rumit, ada namanya Subnetting. Ibarat sebuah jalan perumahan, subnetting ini cara kita membagi-bagi jalan besar menjadi gang-gang kecil biar rumah-rumahnya (komputer) lebih rapi dan gampang dicari.

Apa itu Network, Host, dan Broadcast?

Nah, di dalam sebuah “gang” jaringan (subnet), ada tiga jenis alamat (IP) yang punya tugas beda-beda. Yuk, pahami ketiganya:
  1. Network (Jalan/Gang) Ini adalah nama gang-nya. Alamat ini tidak bisa dipakai oleh komputer atau HP kamu. Fungsi utamanya sebagai identitas sebuah kelompok jaringan. Biasanya IP ini selalu berada di urutan paling pertama.
  2. Host (Rumah) Ini adalah alamat rumah-rumah yang ada di dalam gang tersebut. Nah, IP Host inilah yang bisa kamu berikan ke komputer, laptop, HP, atau router. Posisinya berada di antara Network dan Broadcast.
  3. Broadcast (Toa Masjid/Pengumuman) Ini alamat spesial! Kalau kamu kirim pesan ke alamat ini, semua orang (semua komputer) di gang tersebut akan menerima pesan kamu. Alamat ini tidak bisa dipakai oleh komputer kamu dan posisinya selalu di urutan paling terakhir.

Memahami Subnet Mask dan Prefix

Kalian mungkin pernah lihat IP diikuti angka seperti /24. Ini namanya Prefix atau panjang Subnet Mask. Pertanyaan bagus: “Gimana sih cara ngitungnya? Kok bisa 255.255.255.0 jadi /24?” Begini ceritanya. Alamat IPv4 itu terdiri dari 32 angka biner (angka 0 dan 1). Prefix /24 berarti ada 24 buah angka 1 di depannya. Coba kita jabarkan jadi biner: 11111111 . 11111111 . 11111111 . 00000000 Setiap 8 angka biner (disebut 1 oktet) kita ubah ke angka desimal biasa:
  • 11111111 = 255
  • 11111111 = 255
  • 11111111 = 255
  • 00000000 = 0
Maka, jadilah 255.255.255.0!
Miskonsepsi yang sering terjadi:Kadang orang bingung dengan 255.255.254.0. Kalau kamu ubah ke biner, jadinya: 11111111 . 11111111 . 11111110 . 00000000 Coba hitung angka 1-nya, ada 23 kan? Berarti 255.255.254.0 itu pasangannya adalah /23, bukan /24.

Cara Menghitung Network, Host, dan Broadcast

Biar lebih paham, kita langsung pakai contoh kasus ya! Katakanlah kita punya IP 192.168.1.10/24. Kita mau cari Network, Broadcast, dan rentang Host yang bisa dipakai. Langkah 1: Cek Subnet Mask Karena pakai /24, subnet mask-nya adalah 255.255.255.0. Langkah 2: Cari Blok Subnet Rumusnya gampang banget! 256 - Angka terakhir subnet mask. 256 - 0 = 256 Berarti satu blok jaringan (satu gang) ini isinya ada 256 alamat. Bloknya mulai dari kelipatan 256 (yaitu 0). Langkah 3: Tentukan Network dan Broadcast
  • Network: IP paling pertama dari blok tersebut. Karena dimulai dari 0, maka IP Network-nya adalah 192.168.1.0.
  • Broadcast: IP terakhir sebelum masuk ke blok gang berikutnya. Karena ukuran blok 256 (berakhir di 255), maka IP Broadcast-nya adalah 192.168.1.255.
Langkah 4: Tentukan Range Host Host itu di antara Network dan Broadcast.
  • Host pertama: Network + 1 = 192.168.1.1
  • Host terakhir: Broadcast - 1 = 192.168.1.254
Kesimpulan untuk 192.168.1.10/24:
  • Network IP: 192.168.1.0
  • Range IP Host: 192.168.1.1 sampai 192.168.1.254
  • Broadcast IP: 192.168.1.255
  • IP 192.168.1.10 milik kita berada dengan aman di dalam Range IP Host tadi.
Gimana? Cukup mudah dipahami kan? Ingat saja konsep Gang (Network), Rumah (Host), dan Toa Pengumuman (Broadcast) ini setiap kali kamu main-main dengan jaringan.
Last modified on July 22, 2026