Skip to main content
Target Group adalah pengelompokan logis dari target-target (biasanya server EC2, alamat IP, atau fungsi Lambda) yang akan menerima traffic (lalu lintas jaringan) dari Load Balancer. Singkatnya, Load Balancer bertindak sebagai titik masuk utama, sedangkan Target Group mendefinisikan rute dan tujuan akhir dari lalu lintas tersebut.

Cara Kerja Target Group

  1. Pembuatan Target Group: Anda membuat sebuah Target Group (misal: TG-WebServer) dan menentukan protokol serta port (misal: HTTP/80).
  2. Pendaftaran Target: Anda mendaftarkan sumber daya, seperti 3 instance EC2 (Server A, Server B, Server C), ke dalam TG-WebServer.
  3. Konfigurasi Routing: Pada Load Balancer, Anda menambahkan listener rules: “Jika ada request mengakses URL root /, teruskan ke TG-WebServer”.
  4. Distribusi Traffic: Load Balancer mendistribusikan traffic secara merata ke Server A, B, dan C berdasarkan algoritma routing yang dipilih.

Fitur Health Checks (Pengecekan Kesehatan)

Fitur utama Target Group adalah memastikan Load Balancer hanya mengirim lalu lintas ke target yang sehat dan siap melayani pengguna.
  • Mekanisme: Anda dapat mengonfigurasi Target Group untuk melakukan pemeriksaan berkala (misal: memanggil path /health setiap 30 detik).
  • Status Unhealthy: Jika sebuah target mengembalikan status error (seperti 500 Internal Server Error) atau time-out selama jumlah ambang batas (threshold) tertentu berturut-turut, statusnya berubah menjadi Unhealthy. Load Balancer akan berhenti mengirimkan traffic ke target tersebut.
  • Status Healthy: Jika target yang sebelumnya gagal mulai memberikan respons yang benar (misal: status 200 OK) secara berturut-turut, statusnya akan kembali menjadi Healthy, dan Load Balancer akan melanjutkan pengiriman traffic.

Konfigurasi Target Group

  1. Buka console EC2, arahkan ke menu Target Groups di bawah kategori Load Balancing.
  2. Klik Create target group.
  3. Pilih target type, misal Instances.
  4. Masukkan Target group name (misal: TG-WebServer).
  5. Tentukan Protocol dan Port (misal: HTTP pada port 80).
  6. Pilih VPC tempat target Anda berada.
  7. Konfigurasikan path Health checks (misal: /).
  8. Klik Next, lalu pilih instance yang ingin didaftarkan, dan klik Include as pending below.
  9. Klik Create target group.
Last modified on July 22, 2026