> ## Documentation Index
> Fetch the complete documentation index at: https://tkjskanesga.mintlify.site/llms.txt
> Use this file to discover all available pages before exploring further.

# Membuat EC2 Instance

> Panduan cara meluncurkan (launch) server virtual EC2 pertama Anda.

Amazon Elastic Compute Cloud (Amazon EC2) menyediakan kapasitas komputasi yang dapat diskalakan di cloud. Menggunakan Amazon EC2 menghilangkan kebutuhan untuk berinvestasi pada perangkat keras.

## Langkah-langkah Launch Instance

<Tabs>
  <Tab title="AWS Console">
    1. Buka console AWS dan navigasikan ke layanan **EC2**.
    2. Pada menu sebelah kiri, pilih **Instances**, kemudian klik tombol **Launch instances**.
    3. **Name and tags:** Masukkan nama untuk instance Anda (contoh: `Web-Server-Pertama`).
    4. **Application and OS Images (Amazon Machine Image - AMI):** Pilih sistem operasi yang diinginkan. Sangat disarankan untuk memilih **Amazon Linux 2023** atau **Ubuntu 22.04 LTS** yang memiliki label *Free tier eligible*.
    5. **Instance type:** Pilih **t2.micro** atau **t3.micro** untuk memastikan Anda tetap berada dalam batas Free Tier.
    6. **Key pair (login):**
       * Pilih key pair yang sudah ada, atau klik **Create new key pair**.
       * Jika membuat baru, beri nama (contoh: `KunciRahasia`), pilih format `.pem`, dan klik **Create key pair**. Simpan file ini dengan aman.
    7. **Network settings:**
       * Pastikan VPC dan Subnet default terpilih.
       * Centang **Auto-assign public IP**.
       * Di bagian Firewall (security groups), pilih **Create security group**. Centang **Allow SSH traffic from Anywhere** dan **Allow HTTP traffic from the internet**.
    8. **Configure storage:** Biarkan default (umumnya 8 GB gp2/gp3) atau sesuaikan dengan kebutuhan (Free Tier mengizinkan hingga 30 GB EBS).
    9. Di panel sebelah kanan pada bagian Summary, tinjau kembali konfigurasi Anda, dan klik **Launch instance**.
  </Tab>

  <Tab title="AWS CLI">
    Untuk membuat EC2 instance menggunakan AWS CLI, jalankan perintah `run-instances`:

    ```bash theme={null}
    aws ec2 run-instances \
      --image-id ami-0c55b159cbfafe1f0 \
      --count 1 \
      --instance-type t2.micro \
      --key-name KunciRahasia \
      --security-group-ids sg-903004f8 \
      --subnet-id subnet-6e7f829e
    ```

    *Catatan: Pastikan Anda mengganti nilai `--image-id`, `--key-name`, `--security-group-ids`, dan `--subnet-id` dengan nilai yang sesuai di environment AWS Anda.*
  </Tab>
</Tabs>

## Mengakses Instance

Setelah instance berstatus **Running**, Anda dapat mengaksesnya.

<Tabs>
  <Tab title="EC2 Instance Connect">
    1. Pilih instance yang ingin diakses dari daftar Instances.
    2. Klik tombol **Connect** di bagian atas.
    3. Pilih tab **EC2 Instance Connect** dan klik **Connect**. Jendela terminal browser akan terbuka langsung menuju server Anda.
  </Tab>

  <Tab title="SSH Client">
    1. Buka terminal atau Command Prompt.
    2. Ubah hak akses file `.pem` Anda agar tidak bersifat publik (khusus Linux/Mac):
       ```bash theme={null}
       chmod 400 KunciRahasia.pem
       ```
    3. Gunakan perintah SSH untuk terhubung:
       ```bash theme={null}
       ssh -i "KunciRahasia.pem" ec2-user@<Public-IPv4-address>
       ```
       *(Ganti `ec2-user` dengan `ubuntu` jika menggunakan AMI Ubuntu)*
  </Tab>
</Tabs>

## Konklusi

Selamat! Anda baru saja menghidupkan sebuah server virtual di pusat data AWS. Anda kini dapat menginstal web server, database, dan menjalankan aplikasi Anda di cloud.
